oleh

Awal Desember Evaluasi Eselon II, Bakal Ada Pejabat Nonjob

PEKANBARU (HR)- Gubernur Riau, Syamsuar, mulai melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat tinggi Pratama atau kepala Organiasai Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau sejak dilantiknya Sekretatis Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya, pekan lalu.

Evaluasi Kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau dijadwalkan awal Desember 2019 ini sudah ditetapkan, dimana posisi kepala OPD yang saat ini menjabat. Apakah dinonjobkan, di pindahkan, fungsional ataupun menjadi starf ahli.

Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengatakan evaluasi pejabat tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemprov Riau untuk membuka kembali asesment eselon II tahun 2020 mendatang. Semua kepala OPD yang ada saat ini sudah menjabat lebih dari 2 tahun. “Sekarang masih dalam tahap evaluasi pejabat tinggi Pratama. Evaluasi untuk membuka kembali asesment eselon dua, pak Gubernur yang akan menentukan kemana pejabat yang kini menjabat ditempatkan. Ditargetkan awal Desember ini sudah dievaluasi,” ujar Ikhwan Ridwan, Rabu (27/11).

Dijelaskan Ikhwan, ia saat ini masih menunggu persetujuan dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk membuka jabatan pejabat eselon II. Setelah mendapatkan persetujuan dari KASN barulah dibuka asesment jabatan eselon II untuk tahun 2020, dan OPD yang baru. “Surat sudah dimasukkan ke KASN, ini saya masih mengurus untuk pembukaan asesment, kalau sudah disetujui langsung dibuka asesment,” jelasnya.

Disinggung mengenai bagaimana bentuk evaluasi pejabat eselon II saat ini, Ikhwan mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana pejabat eselon II yang dievaluasi dipindahkan ke jabatan baru ataupun mendapatkan tempat di staf ahli, atau bahkan di nonjobkan. “Kalau keluar evaluasinya jabatan yang baru, sementara dijabat pejabat itu. Bisa dipindahkan ke tempat lain, macam saya di BKD, bisa saja di tempatkan staf ahli. Nah yang di BKD ditunjuk Gubernur siapa yang mengisi menjadi Plt. Begitu juga yang lain,” katanya.

“Jadi tahun 2020 nanti sudah disiapkan OPD yang baru, kalau cepat selesai asesment akan ada kepala OPD yang baru. Semua tergantung pimpinan dalam hal ini Gubernur,” tambahnya.(nur)

Comments

Berita Terbaru