oleh

Belum Pasti Lamanya Pembukaan Spilway Waduk PLTA, Masyarakat Dihimbau Waspada

PEKANBARU (HR)-Curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Riau dan Sumatra Barat dalam beberapa minggu ini, menyebabkan waduk PLTA Koto Panjang, yang berada di Kabupaten Kampar, meluap. Dan memaksa pihak PLTA membuka 3 pintu pelimpahan (spilway gate) waduk PLTA Koto Panjang, setinggi 30 Cm, mulai Senin (9/12) pukul 15.00 WIB.

Humas PLN Wilayah Riau Kepri, Fendi Nusantoro, mengatakan, surat edaran pembayaran spilway telah disampaikan ke pemerintah setempat, dan juga masyarakat. Dan akibat dari dibukanya spilway tersebut, menyebabkan tinggi air Sungai Kampar, diperkirakan akan naik 30 sampai 60 Cm.

“Kita sudah memberitahukan bahwa akan dibuka spilway waduk PLTA Koto Panjang, dan sudah dibuka 3 pintu setinggi 30 cm. Tentu dengan dibukanya waduk ini akan berdampak naiknya elevasi air sungai Kampar,” jelas Fendi.

Disinggung berapa lama akan dibuka spilway gate PLTA Koto Panjang, Fendi belum bisa memastikan. Mengingat masih tingginya curah hujan di wilayah Sumbat dan Riau. Jika nantinya kondisi waduk PLTA Koto Panjang kembali normal maka pintu tidak akan dibuka.

“Belum tau berapa lamanya, kita lihat kondisi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, menghimbau kepada masyarakat terutama yang berada di aliran Sungai Kampar, dengan dibukanya spilway PLTA Koto Panjang untuk berhati-hati. Mengingat dampak dari dibukanya spilway ini akan menyebabkan naiknya air Sungai Kampar.

“Waduk PLTA Koto Panjang di Kampar, sudah dibuka, tentunya diharapkan kepada warga untuk berhati-hati dan selalu waspada terhadap kejadian ini. Terutama warga yang bertempat tinggal ataupun melakukan aktifitas kesehariannya disekitaran aliran sungai,” jelas Edwar Sanger.

Lebih jauh dikatakan Edwar Sanger, Sungai Kampar sedang dalam status waspada banjir. Selalu waspada dan berhati-hati bagi warga sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) akan kemungkinan terjadinya bencana banjir, tanah longsor ataupun orang tenggelam akibat derasnya arus sungai.

“Peningkatan debit air waduk di PLTA Koto Panjang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi disisi Hulu Waduk PLTA Koto Panjang di wilayah Provinsi Sumatera Barat dan Kampar. Masyarakat selalu waspada, dan kita akan selalu memberikan pendampingan serta memantau perkembangan setiap saat. Saat ini rekan-rekan di BPBD Kampar, sudah mengantisipasinya, dan berkoordinasi dengan kita,” kata mantan Pj Walikota Pekanbaru ini.

Untuk diketahui, serial tahun di musim hujan spilway waduk PLTA Koto Panjang selalu dibuka. Bahkan mengakibatkan beberapa daerah terendam banjir, terutama daerah yang dilalui aliran Sungai Kampar. Dan dengan ditambah meluapnya air sungai kiriman dari Pangkalan Sumatera Barat, sehingga berdampak besarnya Inflow Unit Layanan PLTA Koto Panjang dan terjadinya peningkatan Debit air di Waduk PLTA Kota Panjang.

SOP Pembukaan Pintu Spilway PLTA 82.5 Mdpl baru akan dibuka apabila inflow masuk lebih dari 1000 m3/s. Namun apabila disisi Hulu mengalami banjir dan adanya permintaan dari sisi Hulu maka kebijakan pintu Spilway akan di lakukan pebukaan secara bertahap.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Berita Terbaru