oleh

Serapan Dana Kelurahan di Kuansing Sangat Rendah

TELUK KUANTAN (HR) – Pemerintah Kabupaten Kuansing telah menganggarkan Dana Kelurahan sebesar Rp12miliar untuk 11 Kelurahan di Kuansing pada APBD 2019. Namun hingga memasuki pertengahan Desember 2019, realisasinya masih minim hanya sekitar 10 persen.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra AP, ada beberapa hal yang menjadi penyebab realisasi Dana Kelurahan tersebut baru terserap sekitar 10 persen.

“Kalau dilihat dari realisasi sampai saat ini memang sangat rendah, baru sekitar sepuluh persen,” kata Hendra, ketika di konfirmasi media ini dikantornya, Senin (09/12/2019) kemarin.

Dikatakan, rendahnya realisasi tersebut disebabkan ada beberapa aturan yang mungkin belum difahami secara detail oleh kelurahan sehingga hal seperti itu muncul semacam keragu-raguan di pihak kelurahan itu sendiri untuk melaksanakannya.

“Katakanlah karena belum memahami aturan secara detail sehingga mereka takut ada permasalahan dikemudian hari jika melaksanakan kegiatan dana kelurahan tersebut. Makanya dari hasil evaluasi kami persentase realisasinya sangat kecil, rata-rata seluruh kelurahan kegiatan fisik belum dilaksanakan,” jelasnya.

“Jadi kalau dikatakan mereka (kelurahan) tidak siap saya rasa tidak juga, karena memang aturan atau payung hukum tentang pengunaan dana kelurahan ini dari awal memang menjadi permasalahan terhadap kesiapan pihak-pihak yang melaksanakannya. Soalnya program ini kan baru pertama kalinya dilaksanakan.” tuturnya.

Dari evaluasi tahun ini, tambah Hendra, kedepan dia berharap program Dana Kelurahan dapat berjalan sebagaimana yang rencanakan. Selaku pengelola keuangan daerah ia akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mensukseskan program pembangunan Kelurahan tersebut.

“Kalau kita di BPKAD kan fungsi keuangan, untuk hal ini banyak pihak yang terlibat, seperti bagian pemerintahan sebagai pembinaan, dan juga pihak kecamatan. Artinya dengan kondisi yang ada itu kami berharap seluruh pihak dapat memahaminya. Mudah-mudahan kedepan menjadi evaluasi kita secara keseluruhan.”pungkasnya.

Dana Kelurahan adalah Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan, hal ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik di tingkat Kelurahan.

Reporter: Hendra Wandi

Comments

Berita Terbaru