oleh

Satpol PP Pekanbaru Enggan Diajak Turun Bersama DPRD

 

HALUANRIAU.CO (PEKANBARU)-Agenda Rapat Dengar  Pendapat (RDP) antara Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-pp) Kota Pekanbaru, sempat terjadi perdebatan sengit antara kedua belah pihak tersebut.

RDP atau hearing itu berlangsung diruangan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (21/1). Agenda itu membahas terkait dengan penertiban tempat hiburan malam yang melewati batas ketentuan peraturan.

Perdebatan itu, berawal ketika Wakil Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Krismat Hutagalung yang menginginkan dan mengajak Satpol-pp beserta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, untuk turun langsung ketempat hiburan malam.

Mendengar keinginan yang disampaikan para legislator tersebut, Kasatpol PP Pekanbaru Agus Pramono, seakan menolak, lantaran pihaknya tidak ingin ada kepentingan dibalik giat yang rencananya akan diikuti oleh anggota DPRD tersebut.

Pernyataan dari Kasatpol PP itu, langsung disambut oleh Anggota Komisi I yakni Ida Yulita Susanti, dirinya seakan berang atas jawaban yang didengar nya itu. Dia pun kembali menjelaskan kepada Kasatpol PP tujuan dari giat tersebut.

“Kita (Legislatif, red) ini kan sebagai pengawas, dan kita ingin melihat langsung, apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak Perda ataupun Undang-undang tentang hiburan malam itu? Dan tugas DPM-PTSP pun adalah mengecek seluruh perizinan,” tegas dia.

Usai agenda hearing itu, Agus Pramono kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan anggota DPRD untuk mengikuti giat penertiban tersebut.

“Kita (Satpolpp,red) ketika bertugas tidak boleh dipengaruhi oleh siapapun dan tidak boleh dibawa oleh siapapun, kalau mendampingi saya tidak mempermasalahkan. Tapi kalau dibawa oleh orang tertentu saya tidak mau,” Jawab dia saat diwawancarai diluar ruangan.

Dirinya tidak menyalahkan, jika DPRD Kota Pekanbaru ingin memberitahu koreksi saran diperbolehkan saja. Namun, jika dimanfaatkan dirinya tidak menyukai hal tersebut.

“Nanti ada urusan pribadi ataupun kepentingan. Yang penting netralitas sesuai tugas dan fungsinya,” Singkat nya.

 

 

 

Reporter: Akmal 

Comments

Berita Terbaru